Bahwa orang-orang hebat lahir dari
cucuran darah dan airmata, dan bahwa beban yang mereka tanggung sungguh sangat
berat tak terperikan rasanya, aku setuju bila pada akhirnya kebahagiaan
menghampiri dan senyuman menghiasi bibir-bibir mereka diakhir cerita, dan aku
juga setuju bahwa seperti tanaman yang mereka tanam dengan susah payah pada akhirnya
berbuah manis nan lezat.
Karena memang pada nyatanya hidup di lingkaran
masalah itu sangat susah. Apalagi ketika masalah yang menggenapinya adalah
masalah utama yang secara langsung mempengaruhi kehidupan, dan melemahkan
vitalitas seseorang, seperti yang sedang aku alami. Mungkin aku terlihat masih
cengeng dengan menceritakan hal ini di blogku, mungkin aku masih perlu banyak
belajar dari orang-orang yang telah terlebih dahulu bisa melalui musibah ini. Namun
inilah senyata nyatanya ungkapan dan cerminan yang ada didalam hatiku. Aku tak
berbohong ketika aku selama ini sudah galau memikirkan cara agar bisa dari liang
masalah yang semakin aku coba untuk selesaikan semakin dalam jua. Masalahnya
kali ini cukup pelik dan akan semakin pelik rasanya jika hanya dipendam.
Kali ini aku membutuhkan seseorang yang
secara rela mengulurkan tangannya dari atas, menawarkan sebuah bantuan dan
menanyakan dengan lembut ketika aku jatuh tergelincir apakah kau baik baik
saja? Dan kujawab dengan mantap ah, tadi aku sedikit terburu-buru dan
akhirnya terpeleset. Terima kasihsudah membantu.
Namun sosok yang mengulurkan tangan itu
hanya ada didunia angan. Pada nyatanya di dunia nyata ia tak pernah eksis. Karena
mungkin, mereka tidak tahu masalah yang menimpaku, karena aku bukan tipe yang
suka mengobrol, bersendu dengan mengadu kepada orang lain agar ikut pula
memikirkan kemalangan nasibku. Aku hanya tak ingin saja wajah-wajah berbelas
kasih, yang dipaksakan agar terlihat empatinya, mereka perlihatkan kepadaku.
Aku juga tak ingin semakin sedih, dengan mengetahui bahwa mereka yang
kuharapkan perduli, pada nyatanya tidak memperdulikanku. Maka, disetiap ada
masalah, lebih baik kupendam saja. Lagian, aku tak ingin memperkeruh suasana
dengan menarik orang lain kedalam kerumitan masalah yang aku hadapi. ……..