Ketololan Cinta



Tololnya cinta…
Tak sadar memegang api dan minyak…
Ia tuangkan saja ditangan dengan keteguhan dan yakin bahwa cinta membelanya meski panas membuat tangan melepuh. Ia tegar ingin terlihat kuat didepannya. Alasannya satu, karena cinta.
Tak sadar jatuh dan terluka dari jurang…
 Ia pulang dengan tersuruk, bersemangat karena cinta ada dalam genggamannnya, memamerkan bekas luka itu ke setiap orang dikampung dan mengatakan dengan bangga bahwa luka ini akibat cinta, betapa ia rela berkorban demi cinta, dan cinta akan membalas pengorbanan setianya. Setiap hari begitu, sampai-sampai lukanya membusuk menjadi buruk dipenuhi belatung. Ia pun mati dengan membawa alasan yang konyol untuk dikisahkan sang malaikat. Dua alasannya karena bodoh dan cinta.
Betapa tololnya cinta,
Bahkan ketika cinta itu pergi dan hinggap disarang yang lain bermalam disarang yang berbeda. Ia masih menunggu waktu tiba, dan mengatakan cinta akan kembali kepadanya, memeluknya dan membawa segudang makanan dimulut mengisi hatinya yang keroncong. Sia-sia, namun masih saja tetap memegang teguh mungkin cinta sedang tersesat. Terpaksa menjilati tempatnya sendiri sementara ia lapar dan masih menunggu saat seseorang datang dengan harapan membuka pintunya dengan senyuman dan peluh lalu mengatakan maafkan aku telat. Itu akan terjadi, iya. Namun ditempat lain, dihati yang lain. Akhirnya  ia mati ditempat, digerogoti semut, diangkut belulangnya. Tinggal tersisa sarangnya.
 Tiga alasannya tolol, bodoh, dan cinta.
Cinta…
Sesuatu yang sebenarnya abstrak digambarkan sebagai satu simetri berbentuk setengah oval dengan lengkungan elegan dikedua ujungnya, sesederhana itu namun Efeknya? Haha GILA